A Child of All Nations |
Me, saya, gw, aku. every second from this second now.. |
i cherish each day, each minute, each second, and each moment with you.
my guide, my motivator, my very best friend in this world.
Happy Birthday, Mom!
Funny Goal Celebration
LOL!
~hasil iseng cari hiburan ditengah pengerjaan TA
Febi Rhiana
A: is crying really that good?
A: you know…just..let it out??
N: sometimes
N: what? do you wanna cry now?
A: …….
N: ok, dont answer that! come on..take my hand! there’s a world out there we should see
I had these talk couple weeks ago with my best friend that I’ve known for 9 years. I took his hand and we were end up doing some crazy and silly stuffs together. Since then, I thought back about what he said when I started to cry.

Seminggu lebih saya dan Winny mengerjakan presentasi awal TA dengan berbekal bahan bacaan berupa file PDF, word, dan ppt dalam satu folder sebesar 27GB.
Presentasi selesai dan kami pulang berbekal tugas-tugas baru yang lebih banyak dari dosen pembimbing.
“habis presentasi..terbitlah buku-buku yang harus dibaca, chart yang harus digambar, dan angka-angka yang harus dihitung”
~a guy between us, Rio. Selalu setia nemenin di Lab Managemen Energi.
Selama tiga bulan ini, saya lumayan sering menerima SMS dari ibu. Saya bilang “lumayan sering” karena saya tahu kalau ibu malas mengetik SMS dan bukan tipe ibu-ibu yang overprotektif terhadap anaknya. Tidak seperti SMS biasa yang sekedar menanyakan kabar atau keadaan, beberapa SMS dari ibu yang saya ingat kurang lebih seperti ini.
“jangan lupa dzikir dan doa tiap sehabis sholat. Kamu lagi ujian kan? Semoga lancar semuanya..”
Satu lagi..
“kamu kalo mau pergi-pergi jaga badan lho, awas sakit. Tiap berangkat banyak doa..”
Mungkin sekilas isinya biasa saja, tapi setelah diteliti lagi (yg baru saya sadari akhir-akhir ini) isi dari SMS ibu berupa sebuah pernyataan dan anjuran terhadap suatu kegiatan yang sedang atau akan saya lakukan. Dari mana beliau tahu? Saya jarang meng-SMS ibu untuk sekedar bertukar kabar. Tapi isi SMS dari ibu selalu datang saat momen yang pas. Pas saat saya sedang menghadapi UAS dan yang satunya lagi pas saya sedang backpacking dan keluar kota untuk keperluan TA. Sempat terlintas di kepala, apakah ibu punya hobby baru yaitu membuka facebook atau twitter saya hanya sekedar mengecek status saya? Tapi segera saya bantah karena saya tahu ibu tidak mungkin begitu dan saya pun jarang meng-update status di jejaring sosial tersebut.
Karena penasaran, akhirnya saya bertanya ke beliau tentang SMS beliau dan darimana beliau tahu hal-hal yang saya lakukan.
Jawabannya tidak disangka. Ibu bercerita, dimulai dari pertemuan ibu dengan kawan lamanya semasa SMA dulu saat kami sekeluarga berduka atas meninggalnya alm. Nenek saya dan pada akhirnya mereka saling bertukar nomor ponsel. Semenjak itu, teman ibu sering meng-SMS ibu dengan anjuran-anjuran untuk mendoakan anak-anak ibu. Bahkan beberapa dari SMS teman ibu itu di-forward-kan ke saya yang sebagian isinya adalah sebagai berikut,
“berdoalah untuk anakmu tiap sehabis sholat, dia sedang berjuang menghadapi ujian”
Satu lagi..
“bedoalah untuk anakmu agar diberi kelancaran dalam perjalanan dan selamat sampai di tempat”
Saya Merinding. Saya Menganga.
Jadi selama ini SMS ibu bersumber dari teman ibu ini. Saya tidak kenal dan blm pernah bertemu, jadi lebih baik jika namanya tetap dirahasiakan pada postingan ini.
Ibu juga bercerita kalau beliapun pernah menanyakan bagaimana teman ibu ini tahu akan kegiatan-kegiatan yang saya lakukan, tapi jawabannya tidak memuaskan. Kata ibu, selama sms dari teman ibu itu berisi anjuran yang baik, ibu tidak mempermasalahkannya lagi. Saya juga tidak memperpanjang rasa keingintahuan.
~sms terkahir diterima saat saya presentasi awal TA kemarin. Bagaimana beliau tahu? Well, Psychics do exist.
started from here. on the train at Bandung Station

and this is Malang, after long 17 hours trip

with Victor, Kepi, Renata, and Bento
me. promise to you. witnessed by all people who read this post
ngumpul sama temen2 sambil mikirin buat project bareng-bareng kedepan. Siap dengan posisi duduk melingkar, pesen minum, muka dihadapan layar laptop masing-masing, dan gak lupa musik adalah wajib buat nemenin kita kerja. kebetulan playlist gw yg pertama diputer.
Hampir sejam berlalu, salah satu temen gw ada yg nyeletuk, “taste musik lo random banget, serandom orangnya. haha”
Heh?! baru tau kalo playlist orang bisa mencerminkan karakter orang.
serandom apa?? lets see…inilah daftar artis di playlist gw yang kita dengerin lagunya sebelum temen gw nyeletuk.